Kamis, 22 November 2012

UPACARA ADAT BATHOK BOLU ALAS KETONGGO


Waktu                   : 23 November 2012, Pukul: 19.00 WIB - selesai
Acara                   : UPACARA ADAT BATHOK BOLU ALAS KETONGGO
Tempat                 : Dusun Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Kegiatan              : Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketonggo merupakan pagelaran seni sekaligus kirab budaya yang dilangsungkan oleh warga Sambiroto untuk menyambut datangnya bulan Sura (kalender jawa). Sebelum kirab yang dilangsungkan pada malam hari dimulai, akan ditampilkan fragmen sendratari.
Tiket                      :  GRATIS
Kontak Person  : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman
Jl. KRT Pringgodiningrat 13, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Phone: (0274) 869 613
Wasita (0857 4396 1968)

PAGELARAN MUSIK DANGDUT


Reguler                   : Setiap malam, pukul 20.30 - 23.00 WIB
Tempat                   : Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta, Indonesia.
Kegiatan                 : Kegiatan ini sangat disukai oleh kalangan muda, namun para pekerja yang tinggal di Jogja juga sering menikmati musik ini. Dangdut adalah genre musik yang sangat populer di Indonesia dan merupakan hasil perpaduan dari musik tradisional Arab, India, dan Melayu. Daya tarik pertunjukan musik dangdut adalah pada irama musiknya yang menghibur, kecantikan penyanyinya, dan terutama joget / gerakan penyanyinya mengikuti irama lagu. Purawisata menampilkan Orkes Melayu dan penyanyi yang berbeda setiap malam.
Tiket masuk        : Rp 8.000 (hari biasa), dan untuk Rp 10.000 (malam minggu)
Kontak Person  : TU Purawisata Phone: (0274) 375 705

Rabu, 21 November 2012

Festival Kesenian Gunungkidul (FKG) VIII di Balai Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari


Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos secara resmi membuka Festival Kesenian Gunungkidul (FKG) VIII di Balai Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Selasa sore (20/11/2012). Pembukaan FKG dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong didampingi Plt Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata, Aris Purnomo dan Ketua Panitia FKG, C.B. Supriyanto. FKG tahun ini diselenggarakan selama lima hari, mulai 20 – 24 November mendatang menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya lokal Kabupaten Gunungkidul.
          Kades Karangrejek, Kasdi Siswo Pranoto mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya FKG adalah untuk melestarikan seni budaya tradisional yang keberadaannya kini mulai tergeser dengan budaya asing yang begitu mudahnya masuk lewat berbagai media komunikasi, baik televisi maupun internet. Rangkaian kegiatan FKG yang digelar setiap hari itu sekaligus memberi ruang dan kesempatan para pelaku seni yang tergabung dalam komunitas seni (sanggar) untuk menyuguhkan aneka atraksi mulai dari seni musik jawa (karawitan), tari, suara (waranggana), seni rupa, ketoprak hingga seni pedalangan.
          “Selain pertunjukkan seni, dalam even FKG yang diselenggarakan berkat kerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul ini juga disuguhkan produk – produk home industri seperti makanan, tas, dan pakaian. Bahkan para pengunjung juga dapat menikmati pasar malam, salah satunya berisi wahana permainan anak,” tandas dia usai menerima 146 tamu dari Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau di Balai Padukuhan Karangrejek.
          Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia FKG, C.B Supriyanto memaparkan bahwa acara pembukaan FKG kali ini diawali dengan pagelaran seni Tari Gregah dan pementasan musik alternatif Jiwa Nusantara, pameran seni rupa, bazar kerajinan, serta kuliner tradisional. Acara pembukaan FKG disaksikan Bupati l, Hj. Badingah, S.Sos, DPRD, serta para pejabat Pemkab Gunungkidul.
          Bupati Gunungkidul dalam pidatonya menuturkan bahwa FKG merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam rangka melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya daerah. Kegiatan festival yang dilaksanakan secara bergiliran di seluruh wilayah Gunungkidul ini, lanjut dia, dimaksudkan agar setiap unsur pekerja seni, pemerhati dan masyarakat luas berkesempatan mengekspresikan maupun menikmati karya seni sehingga dapat lebih dikenal masyarakat.
        

“Semoga FKG ini tidak hanya mampu menggugah kesadaran masyarakat akan arti pentingnya melestarikan, mengembangkan dan memberdayakan seni budaya yang kita miliki, tetapi juga semakin dikenal luas baik di dalam maupun luar negeri,” ucapnya. (Wheny Marissa)

Sumber: karangrejek

Tim ahli geopark dari Global Geopark Network UNESCO akan melakukan penilaian geosite di Kabupaten Gunung Kidul

Tim dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) bersama dengan beberapa ahli geologi dan perwakilan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengunjungi beberapa kawasan yang diusulkan menjadi geopark, Selasa (20/11) hari ini.

Ahli Geopark dari UNESCO, Guy Martini juga akan meninjau langsung sekitar lima geosite yang diusulkan Pemkab Gunungkidul sebelumnya.

Kepala bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Pemkab Gunungkidul, Birowo Adie menjelaskan tinjauan tim tersebut akan berlangsung selama dua hari dari Selasa (20/11/2012) hingga Rabu (21/11/2012).  “Tim akan meninjau geosite-geosite yang sudah ada di Gunungkidul sebagai penilaian awal,” jelas Birowo.

Menurut Birowo, Geosite merupakan sebuah kawasan yang ada di Gunungkidul dan saat ini sudah dikemas menjadi desa wisata. Ia menjelaskan beberapa kawasan yang akan dikunjungi tim UNESCO adalah Gunung Api Purba Nglanggeran di kawasan Patuk di hari pertama.

“Tim juga akan melihat Desa Wisata Bobung yang dikenal sebagai perajin topeng kayu. Mereka akan melihat kawasan yang menunjang kebudayaan dan perekonomian gunung api purba,” tambahnya.

Setelah meninjau gunung api purba dan Bobung, tim akan melanjutkan perjalanan untuk melihat geosite di Goa Pindul dan kawasan Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Selanjutnya, kata dia, tim akan mendapatkan penyambutan dan diskusi di bangsal Sewoko Projo, Wonosari. “Diskusi akan dilakukan malam hari. Sifatnya merupakan masukan dan evaluasi,” tambahnya.

Birowo melanjutkan, tim akan melanjutkan perjalanan di hari kedua di kawasan Geosite Kalisuci Dusun Jetis, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu dan selanjutnya akan meninjau kawasan Goa Jomblang yang berada tidak jauh dari Kalisuci.

“Tim juga akan meninjau ke kawasan lembah karst Mulo yang diproyeksikan sebagai gerbang informasi Geopark Gunungsewu,” katanya. Setelah Gunungkidul, tim selanjutnya akan mengunjungi kawasan karst di pegunungan Sewu yang membujur di Pacitan, Jawa Timur dan Wonogiri, Jawa Tengah.

Birowo mengatakan kegiatan selama dua hari tersebut merupakan penilaian awal dan merupakan masukan untuk tambahan informasi, sebagai pelengkap proposal usulan kawasan Geopark Gunungsewu pada UNESCO.

“Data proposal nantinya kami susun dengan bahasa Inggris dan menyajikan guide line Geologi karst Gunungsewu, data Flora dan Fauna, dan geosite-geosite yang akan dikembangkan,” tambahnya.

Geopark Gunungsewu merupakan satu kawasan yang diusulkan ke UNESCO karena memiliki keunikan secara geologis dan sosial. Jika nanti terpilih menjadi kawasan geopark, kawasan Gunungsewu akan termasuk dalam daftar Global Geopark Network yang ada di 27 negara dunia.

Di Indonesia kawasan Gunung Batur, Bali yang sudah ditetapkan sebagai geopark. Ada beberapa calon geopark yang akan dinilai seperti Lombok, Raja Ampat, Toba.

Pemerhati karst dari yayasan Acytyacunyata Speleological Club (ASC), Bagus Yulianto sebelumnya menghimbau pemerintah untuk melengkapi pemetaan dan data yang dimiliki pemerintah terkait dengan karst juga harus lengkap dan detil.

Bagus berharap Pemkab Gunungkidul juga harus memiliki prioritas terhadap kawasan mana yang akan dijadikan geopark. "Selain itu pelibatan masyarakat, LSM dan pihak lainnya harus dilakukan agar konsep berjalan dengan baik," tandasnya.(*)

Sumber: Tribune

Taman Jurug, Kebun Binatang Jurug, Kota Surakarta-Jawa Tengah


Alamat tempat dan objek wisata terletak.

JL. Ir. Sutami 40 Solo Kota/Jebres, Surakarta / Solo, Jawa Tengah.

Pesona dan Keindahan dari tempat dan objek wisata yang anda dapat nikmati.
Keindahan dari Taman Jurug adalah binatang antara lain merak hijau, macan tutul, harimau sumatera, ular, komodo, iguana, kuda, landak, burung dan berbagai macam unggas lainnya, beruang, kera, zebra, unta, buaya, merak, kijang, gajah, siamang, dan berbagai fauna lainnya. Gajah tertua yang bernama Kyai Rebo di Jurug telah mati dan kini telah diawetkan dan dipajang di galeri koleksi binatang Taman Jurug persis setelah pintu masuk. Kedua, adalah taman fauna, Taman Jurug juga mengoleksi berbagai tumbuhan seperti pohon cemara, pinus, munggur  (trembesi),flamboyan, akasia, dan pohon-pohon besar lainnya. Pohon-pohon yang tinggi dan rindang ini cukup membuat suasana sejuk seperti di hutan habitat asli binatang-binatang itu. Ketiga adalah Patung Gesang, sebagai penghormatan kepada sang maestro penyaji Bengawan solo. Keempat adalah, jika anda datang tepat bula Syawal dalam kalender Jawa, ada upacara Ketupat. Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Joko Tingkir.

Nilai yang dapat anda peroleh dari tempat dan objek serta kegiatan wisata.
Pengunjung bisa mengenang kebesaran Gesang, dan rasa syukur dalam upaca Ketupat.

Jalur dan alat transportasi yang anda dapat tempuh dan gunakan untuk mencapai lokasi tempat dan objek wisata.
Jika anda bermaksud datang ke Taman Jurug letaknya sangat strategis baik dari Kota Solo maupun dari kota-kota di sekitarnya seperti Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Transportasi mudah semua jalur bus kota lewat depan Taman Jurug. Kalau anda pakai bus umum juga bisa langsung turun di depan objek wisata taman Jurug,

Fasilitas bagi pengunjung atau wisatawan yang di tempat dan objek wisata.
Daya dukung untuk pengunjung sudah lengkap ada fasilitas, parkir, masjid. Tempat bermin untuk anak-anak.

Tarif masuk dan jam buka atau layanan tempat dan objek wisata bagi pengunjung atau wisatawan.
Jika anda ingin masuk biayanya objek wisata taman Jurug sebagai berikut:
  • Tiket masuk (HTM): Rp 6.000,- hari biasa dan Rp 7.000,- hari libur
  • Kereta Mini: Rp 3.000,- satu kali putaran
  • Menunggang Gajah: Rp 7.000,- sekali putaran
  • Menunggag Kuda: Rp 7.000,- sekali putaran
Kemudaian untuk jam buka di Taman Jurug buka dari jam 07.00-17.00 untuk melayani pengunjung. Jika anda rombongan sebaiknya kontak dulu kepada pengelola.

Perhatian dan saran bagi pengunjung atau wisatawan jika berkesempatan datang dan menikmati tempat dan objek wisata.
Ini Taman Jurug sebagai taman jadi kepada bitidak boleh merusak tanaman dan memberi makanan keada semua binatang tanpa seijin penjaga taman.

Tempat wisata yang terdekat.
Wisata lainya yang dekat adalah wisata keraton, wisata museum, wisata belanja.

Pantai Alam Indah, Kota Tegal-Jawa Tengah


Alamat tempat dan objek wisata terletak.
Kota Tegal, Propinsi Jawa Tengah.

Pesona dan Keindahan dari tempat dan objek wisata yang anda dapat nikmati.
Kawasan ini ditata dan dirawat dengan baik sehingga menjadi pantai yang indah, yang berpotensi untuk tempat rekreasi warga Kotamadya Tegal dan sekitarnya.  Pesona yang dapat anda nikmati adalah mengitari pantai dengan sewa perahu, bisa dibuat berlayar bersama keluarga. Kedua adalah objek Anjungan PAI, jika anda takut basah-basah, bisa naik di anjungan yang bisa digunakan untuk melihat pantai. Ada salah satu anjungan yang cukup panjang, yang biasa digunakan oleh pengunjung untuk melihat laut, bisa untuk wisata memancing, atau untuk lokasi berfoto ria bersama. Ketiga, pesona permainan, baik itu waterboom, kereta kuda (andong), sepeda, permainan anak, dan lain-lain. Apabila lapar pun di sekitar pantai banyak sekali warung-warung makan yang menjual makanan khas Tegal. Jadi kita tidak perlu kuatir kelaparan.  Keempat adalah Monumen Bahari. Ya, salah satu wisata sejarah mengenai perjuangan bangsa Indonesia. Semacam museum yang banyak sekali alat-alat dan kendaraan tempur yang digunakan pada jaman dahulu.

Nilai yang dapat anda peroleh dari tempat dan objek serta kegiatan wisata.
Anda akan merasa senang dan ada nilai tambah berupa pengetahuan dari monomen bahari.

Jalur dan alat transportasi yang anda dapat tempuh dan gunakan untuk mencapai lokasi tempat dan objek wisata.
Pantai Alam Indah, yaitu sekitar 2 kilometer dari pusat kota Tegal. Jalur mudah ditempuh jalan sudah lancar dan datar. Alat transportasi yang dapat digunakan bisa mobil, motor atau kendaraan pribadi atau kendaraan umum jalur wisata oantai alam indah.

Fasilitas bagi pengunjung atau wisatawan yang di tempat dan objek wisata.
Suasana sudah mendukung bagi wisatawan, ada parkir, mushola, warung dan tempat istirahat.

Tarif masuk dan jam buka atau layanan tempat dan objek wisata bagi pengunjung atau wisatawan.
Besaran tarif masuk terjangkau bagi semua lapisan pengunjung, anda bisa membayar per objek wisata, atau langsung sekali bayar.

Perhatian dan saran bagi pengunjung atau wisatawan jika berkesempatan datang dan menikmati tempat dan objek wisata.
Jaga ketertiban saat mandi karena ini lingkungan pantai lepas menghadap laut Jawa, hati-hati perhatikan semua rambu-rambu.

Tempat wisata yang terdekat.
Jika anda sudah puas melihat pantai menjelang sore, anda dapat melanjutkan wisata kuliner di Taman Poci / Pasar Malam.

Benteng Pendem, Cilacap-Jawa Tengah

Alamat tempat dan objek wisata terletak.
Lokasi Benteng Pendem, Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Propinsi Jawa Tengah

Pesona dan Keindahan dari tempat dan objek wisata yang anda dapat nikmati.
Wisata sejarah, dan wisata alam. Pertama adalah keindahan meriam, bayak koleksi merian peninggalan Belanda. Di samping tempat meriam adalah ruang klinik, adalah ruang pengobatan buat para pekerja yang mengalami sakit. Benteng yang dibangun oleh Belanda antara tahun 1861-1879 M ini memilki luas asli 10.5 hektare. Namun ternyata sejumlah 4 hektare diambil oleh Perusahaan Minyak Pertamina untuk pembangunan salah satu fasilitasnya di daerah tersebut. Selanjutnya pada 29 November 1847, Gubernur Jenderal J.J. Rochussen (1845-1851) memutuskan bahwa pembukaan pelabuhan Cilacap bukan semata-mata untuk kepentingan perdagangan saja, melainkan untuk militer dan pertahanan. Kedua adalah keindahan nilai arsitektur benteng itu. Banyak arsitek Belanda yang berperan dalam pembangunan benteng Pendem. Ketiga adalah wisata alam di sekitar komplkes Benteng Pendem, dahulu luasnya 10 ha, namun karena digunakan Pertamina lokasinya sekarang tinggal sebagian kecil namun tetap indah.

Nilai yang dapat anda peroleh dari tempat dan objek serta kegiatan wisata.
Di Benteng Pendem sarat dengan nilai sejarah perjuangan bangsa. Namun ada juga nilai arsitektur yang memberikan nilai seni yang tinggi.

Jalur dan alat transportasi yang anda dapat tempuh dan gunakan untuk mencapai lokasi tempat dan objek wisata.
Untuk mencapai daerah ini cukup jauh namun sudah baik jalannya. Dari kota Cilacap jalan sudah tersedia halus, walaupun letak di Cilacap Selatan. Alat transportasi yang dapat digunakan adalah mobil, motor, kendaraan pribadi.

Fasilitas bagi pengunjung atau wisatawan yang di tempat dan objek wisata.
Bagi pengunjung tersedia fasilitas yang cukup lengkap. Parkir, dan ketersediaan warung.

Tarif masuk dan jam buka atau layanan tempat dan objek wisata bagi pengunjung atau wisatawan.
Biaya masuk sebesar Rp 4.000,-  untuk semua objek di dalam benteng. Benteng dan lokasi wisata kompleks Benteng Pendem Cilacap ini buka setiap hari.

Perhatian dan saran bagi pengunjung atau wisatawan jika berkesempatan datang dan menikmati tempat dan objek wisata.
Kompleks Benteng Pendem Cilacap ini sudah termasuk dalam cagar budaya, maka tidak boleh menulis atau mencoret-coret objeknya.

Tempat wisata yang terdekat.
Objek yang dekat Pantai Widara Payung dan Jetis, Pantai Teluk Penyu dan Hutan Payau.